Menyayangi orang yang salah..
Menyayangi orang yang gagal..
It’s painfull, it’s hurt
Mendengar semua ceritanya, membentuk sebuah lubang di hati
Lubang yang pedih dan entah kapan bisa tertutup..
Ini semua sudah terlambat untuk di kembalikan seperti dulu!
Sudah tidak bisa lagi!
Sudah sangat menyakitkan!
Hanya berharap bisa melupakannya
Berharap bisa lari dari ini semua
Berharap itu semua hilang, lenyap, tak tersisa!
Berharap tidak ada episode ini dalam hidupku
Tapi harapan itu semu
Harapan tinggal harapan
Tidak akan terwujud menjadi kenyataan..
Kemarin hanya ingin bisa bersamanya
Ingin selalu bisa bersamanya..
Merasakan lubang di hati yang sama
Merasakan kepahitan yang sama
Merasakan kepediahan yang sama
Karena dengan bersamanya..
Hari-hariku jadi lebih kuat
Lubang dihati tidak sebesar yang dulu
Dan kepedihan sudah sedikit terobati
Tapi..
Aku harus meninggalkannya..
Aku tidak ingin jadi meteor terus
Tapi akupun tak mampu jadi matahari baginya..
Karena aku tahu..
Hatinya bukan untukku
Karena hati tidak bisa dipaksa oleh siapapun, oleh apapun
Hati itu dipilih bukan memilih
Dan hatiku tidak dipilih olehnya..
Semoga akan ada matahari yang bisa menggantikanku..
Matahari yang hatinya dipilih untuk menemani hatimu..
Dan hanya ingin dia tahu hatinya telah dipilih olehku
Selamanya..